Klasik dan Nyentrik, Ini 7 Alasan Pakaian Vintage Masih Banyak Diminati

Berita Fashion Tren Terkini

Selera fashion setiap orang berbeda-beda. Ada yang memang tetap konsisten untuk mengikuti tren fast fashion ataupun slow fashion. Namun, ada juga yang berputar selera fashion-nya ke style vintage dan antik.

Istilah vintage umumnya digunakan untuk barang yang sudah berusia 20-100 tahun. Itu artinya, barang-barang vintage mengacu pada tahun 20-90an. Meskipun banyak yang menganggap style vintage itu jadul, tapi gaya ini masih banyak terlihat peminatnya sampai sekarang, lho.
Beruntungnya, untuk mendapatkan pakaian vintage, kamu tidak harus membelinya dalam kondisi baru. Kamu bisa mengumpulkan koleksi pakaian lama dari ibu maupun ayah, selain itu kamu juga bisa membelinya di bursa pakaian seken atau flea market.

Kira-kira apa sih yang menjadi alasan pakaian vintage masih banyak diminati? Berikut beberapa alasannya.

1. Siklus fashion selalu berputar

Fashion ada siklusnya yang mungkin sudah kamu sadari di zaman sekarang. Terbukti dari banyaknya orang yang kembali memakai baju-baju lawas atau barang-barang vintage lainnya. Dibandingkan tren zaman milenium, pakaian atau barang-barang vintage kian banyak disukai di zaman sekarang. Right?

2. Banyak model yang selalu cocok dipakai di zaman apa pun
Untuk setiap aktivitas, hebatnya pakaian vintage selalu punya setelannya. Jenis pakaian ini tentu saja tidak hanya untuk fashion item tertentu saja. Kamu bisa menemukan orang dengan kemeja, gaun bunga-bunga, blazer, hingga sepatu docmart yang bergaya vintage.

Pakaian vintage bisa dipadukan dengan gaya baru yang membuat gayamu terlihat dinamis dan tidak monoton. Kesan retro dan klasik ini bisa cocok untuk segala acara, mulai dari santai hingga formal sekalipun.

3. Jangan malu dibilang jadul, justru kamu akan terlihat klasik

Dengan adanya siklus fashion yang selalu berputar, membuat style vintage selalu kembali diminati di zaman sekarang.
Banyak orang yang mungkin akan menganggapmu jadul karena memakai pakaian vintage. Di tengah gempuran tren masa kini, justru style vintage akan membuatmu terlihat klasik dan nyetrik alias berbeda dari yang lain.

4. Mudah untuk di mix and match

Dalam hal padu padan, pakaian vintage menjadi salah satu barang yang bisa kamu nikmati dengan dipadukan item fashion lainnya. Misalnya, kemeja chiffon vintage dengan rok di bawah lutut yang mmebuat penampilanmu cute overload.

5. Jadi andalan kalau tidak punya pakaian lagi

Kamu pasti pernah merasa tidak punya pakaian yang cocok untuk dipakai, padahal isi lemarimu masih dipenuhi oleh pakaian-pakaian yang jarang dipakai. Mungkin alasannya karena kamu merasa bosan saja dengan koleksi pakaianmu.

Saat kamu merasakan itu, pakaian vintage justru bisa jadi penyelamatmu. Cobalah untuk melirik kembali pakaian yang sudah lama tertumpuk untuk dipadu padankan dengan yang lebih baru. Mungkin kamu akan menemukan style baru yang belum pernah kamu bayangkan.

6. Investasi fashion

Kamu perlu menyadari kalau beberapa jenis pakaian adalah investasi. Sebuah pakaian vintage yang long lasting fungsinya bisa bertahan hingga satu dekade ke depan, lho. Misalnya saja sepatu mokasin warna maroon yang tidak pernah pudar dimakan usia.

7. Menjaga lingkungan

Industri fashion adalah salah satu penyumbang limbah terbesar di bumi. Nah, salah satu cara untuk tetap menjaga dan menyelamatkan lingkungan adalah dengan meminimalisir hal-hal, seperti menghemat untuk membeli pakaian baru.

Dengan adanya pakaian vintage yang mudah untuk di mix and match, dan versatile, tentunya akan semakin banyak orang yang mengurangi jumlah pakaiannya karena sudah memiliki beberapa pakaian yang serba guna.

Mungkin saat ini mereka yang menyukai pakaian vintage belum menyadari perihal kontribusinya yang jelas-jelas bisa menyelamatkan bumi.

Itu dia beberapa alasan kenapa pakaian vintage masih banyak diminati di zaman sekarang. Buat kamu yang penyuka pakaian vintage, kira-kira apa alasanmu menyukainya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.